Dilansir dari laman HelloSehat.com, kanker lidah termasuk ke dalam kategori kanker leher dan kepala. Sel kanker yang tumbuh pada pangkal lidah paling dekat tenggorokan dinamakan kanker orofaring, sementara kanker yang tumbuh pada bagian depan lidah disebut kanker lidah oral.

Kanker lidah sama seperti penyakit lainnya, ketika seseorang terserang penyakit ini maka akan mengalami sebuah gejala yang dirasakan. Dikutip dari laman Halodoc.com, gejala yang dialami karena kanker lidah pada umumnya memberikan keluhan disfagi, odinofagi, disatria, nyeri yang menjalar ke telinga ipsilateral, dan kadang-kadang trismus.

Ketika tahap awal kanker lidah dapat berbentuk eritroplakia, leukoplakia, penebalan atau bentuk ulkus lidah dan mudah metastasis ke kelenjar getah bening regional.

Jika Anda telah mengalami berbagai keluhan yang merupakan gejala dari kanker lidah seperti luka pada lidah yang tidak kunjung sembuh, nyeri, dan semakin parah dan merasakan kesulitan menelan dan berbicara, maka segeralah pergi ke dokter untuk memeriksanya dan mengatasi kanker lidah yang Anda alami.

Dokter akan mendiagnosis penyakit yang Anda alami. Untuk menentukan diagnosis pada kanker lidah, dokter akan melakukan wawancara medis untuk mengetahui gejala apa saja yang dirasakan. Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan fisik bagian kepala dan leher.

Ketika Anda sudah dipastikan mengidap penyakit kanker lidah, terdapat 5 cara pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kanker lidah yang Anda alami.

Mengalami Gejala-gejala Kanker Lidah? Pelajari 5 Cara untuk Mengobati Kanker Lidah

  1. Operasi.
Operasi adalah cara mengatasi kanker lidah untuk kanker yang masih berukuran kecil atau masih stadium awal. Cara ini dilakukan dengan mengangkat jaringan kanker dan jaringan di sekitarnya untuk memastikan tidak ada sel kanker yang tersisa. Namun, jika operasi dilakukan untuk mengatasi kanker yang sudah memasuki stadium akhir, operasi dilakukan untuk memotong lidah atau glosektomi.

  1. Kemoterapi.
Kemoterapi adalah metode pengobatan kanker dengan cara meminum obat-obatan dosis tinggi yang dikonsumsi secara langsung atau lewat pembuluh darah dengan cara diinfus atau disuntik. Metode pengobatan kanker lidah dengan kemoterapi efektif untuk menghambat pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Akan tetapi, tergantung pada kondisi keparahan penyakit Anda, dokter bisa saja memberikan obat kemoterapi sebagai pengobatan tunggal atau menggabungkan kemoterapi dengan perawatan kanker lainnya.

  1. Radioterapi.
Radioterapi adalah cara pengobatan kanker dengan menggunakan sinar berenergi tinggi. Sinar yang digunakan untuk radioterapi bisa berasal dari alat yang dipasang dalam tubuh penderita di dekat lokasi kanker (radiasi internal) atau dari mesin khusus di luar tubuh penderita (radiasi eksternal). Cara ini dilakukan untuk mengobati kanker yang sulit diobati, memperkecil ukuran kanker sebelum dilakukan operasi, atau membunuh sel kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Radioterapi juga bisa meredakan beberapa gejala kanker lidah, terutama untuk penderita kanker lidah stadium lanjut.

  1. Terapi Obat yang Ditargetkan.
Selain kemoterapi, ada cara lain dalam mengobati kanker lidah dengan menggunakan obat-obatan, yaitu terapi target. Obat yang digunakan untuk terapi target biasanya adalah Cetuximab (Erbitux). Obat ini mampu menghentikan pertumbuhan kanker dengan cara mengubah struktur sel kanker. Kelebihan dari terapi target yaitu dapat membunuh sel kanker tanpa merusak sel-sel sehat disekitarnya. Hal ini juga yang membedakan antara terapi target dan kemoterapi.

  1. Imunoterapi.
Dalam metode ini, sistem imun akan berperan aktif karena imunoterapi adalah cara mengobati kanker lidah yang menggunakan obat-obatan untuk merangsang sistem imun guna melawan sel-sel kanker.

Apapun pengobatan yang dilakukan, hal yang terpenting segeralah obati dan jalani pengobatan dengan benar sesuai anjuran dokter.

Mengalami Gejala-gejala Kanker Lidah? Pelajari 5 Cara untuk Mengobati Kanker Lidah


Dilansir dari laman HelloSehat.com, kanker lidah termasuk ke dalam kategori kanker leher dan kepala. Sel kanker yang tumbuh pada pangkal lidah paling dekat tenggorokan dinamakan kanker orofaring, sementara kanker yang tumbuh pada bagian depan lidah disebut kanker lidah oral.

Kanker lidah sama seperti penyakit lainnya, ketika seseorang terserang penyakit ini maka akan mengalami sebuah gejala yang dirasakan. Dikutip dari laman Halodoc.com, gejala yang dialami karena kanker lidah pada umumnya memberikan keluhan disfagi, odinofagi, disatria, nyeri yang menjalar ke telinga ipsilateral, dan kadang-kadang trismus.

Ketika tahap awal kanker lidah dapat berbentuk eritroplakia, leukoplakia, penebalan atau bentuk ulkus lidah dan mudah metastasis ke kelenjar getah bening regional.

Jika Anda telah mengalami berbagai keluhan yang merupakan gejala dari kanker lidah seperti luka pada lidah yang tidak kunjung sembuh, nyeri, dan semakin parah dan merasakan kesulitan menelan dan berbicara, maka segeralah pergi ke dokter untuk memeriksanya dan mengatasi kanker lidah yang Anda alami.

Dokter akan mendiagnosis penyakit yang Anda alami. Untuk menentukan diagnosis pada kanker lidah, dokter akan melakukan wawancara medis untuk mengetahui gejala apa saja yang dirasakan. Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan fisik bagian kepala dan leher.

Ketika Anda sudah dipastikan mengidap penyakit kanker lidah, terdapat 5 cara pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kanker lidah yang Anda alami.

Mengalami Gejala-gejala Kanker Lidah? Pelajari 5 Cara untuk Mengobati Kanker Lidah

  1. Operasi.
Operasi adalah cara mengatasi kanker lidah untuk kanker yang masih berukuran kecil atau masih stadium awal. Cara ini dilakukan dengan mengangkat jaringan kanker dan jaringan di sekitarnya untuk memastikan tidak ada sel kanker yang tersisa. Namun, jika operasi dilakukan untuk mengatasi kanker yang sudah memasuki stadium akhir, operasi dilakukan untuk memotong lidah atau glosektomi.

  1. Kemoterapi.
Kemoterapi adalah metode pengobatan kanker dengan cara meminum obat-obatan dosis tinggi yang dikonsumsi secara langsung atau lewat pembuluh darah dengan cara diinfus atau disuntik. Metode pengobatan kanker lidah dengan kemoterapi efektif untuk menghambat pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Akan tetapi, tergantung pada kondisi keparahan penyakit Anda, dokter bisa saja memberikan obat kemoterapi sebagai pengobatan tunggal atau menggabungkan kemoterapi dengan perawatan kanker lainnya.

  1. Radioterapi.
Radioterapi adalah cara pengobatan kanker dengan menggunakan sinar berenergi tinggi. Sinar yang digunakan untuk radioterapi bisa berasal dari alat yang dipasang dalam tubuh penderita di dekat lokasi kanker (radiasi internal) atau dari mesin khusus di luar tubuh penderita (radiasi eksternal). Cara ini dilakukan untuk mengobati kanker yang sulit diobati, memperkecil ukuran kanker sebelum dilakukan operasi, atau membunuh sel kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Radioterapi juga bisa meredakan beberapa gejala kanker lidah, terutama untuk penderita kanker lidah stadium lanjut.

  1. Terapi Obat yang Ditargetkan.
Selain kemoterapi, ada cara lain dalam mengobati kanker lidah dengan menggunakan obat-obatan, yaitu terapi target. Obat yang digunakan untuk terapi target biasanya adalah Cetuximab (Erbitux). Obat ini mampu menghentikan pertumbuhan kanker dengan cara mengubah struktur sel kanker. Kelebihan dari terapi target yaitu dapat membunuh sel kanker tanpa merusak sel-sel sehat disekitarnya. Hal ini juga yang membedakan antara terapi target dan kemoterapi.

  1. Imunoterapi.
Dalam metode ini, sistem imun akan berperan aktif karena imunoterapi adalah cara mengobati kanker lidah yang menggunakan obat-obatan untuk merangsang sistem imun guna melawan sel-sel kanker.

Apapun pengobatan yang dilakukan, hal yang terpenting segeralah obati dan jalani pengobatan dengan benar sesuai anjuran dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar